Lawang Sewu (bukan) 1000 Pintu

20161003_162557
Lawang Sewu pada sore hari

Sejarah Singkat Lawang Sewu

Lawang Sewu merupakan sebuah bangunan kuno ex-kantor pusat perusahaan kereta api Belanda atau yang juga dikenal dengan nama Nederlandsch Indische Spoorwerg Naatschappij (NIS). Bangunan ini terletak di daerah Simpang Lima Semarang, Jawa Tengah. Lawang Sewu merupakan karya arsitektur terkenal Prof.Jacob F dan BJ Queendag yang mulai dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Nama Lawang Sewu berasal dari bahasa Jawa yang mana “lawang” berarti pintu dan kata “sewu” yang berarti seribu, namun apakah hal itu merupakan kebenaran? sebenarnya pintu di Lawang Sewu hanya terpasang 928 saja sih. hehehe

Mitos Lawang Sewu

dscn0259
Banyaknya pintu di Lawang Sewu

Pada saat saya dan teman-teman berkunjung ke Lawang Sewu kami ditemani oleh seorang pemandu. Kami menanyakan banyak hal pada beliau. Saat kami menanyakan hal-hal berbau mistis kepadanya, beliau menjawabnya dengan singkat saja karena, beliau ingin Lawang Sewu tidak lagi menjadi wisata yang terkenal dengan arwah dan mitos-mitos lain. Yang beliau inginkan menjadikan Lawang Sewu menjadi wisata edukatif yang kaya akan sejarah. Namun, beliau menceritakan satu mitos yang paling terkenal seantero Lawang Sewu yaitu keberadaan arwah para tawanan yang dahulu kali disiksa sehingga tempat ini sangat cocok untuk menguji nyali.

Keunikan Lawang Sewu

20161003_170106-1
Jajaran daun-daun pintu yang terbuka menjadikan spot unik untuk berfoto

Lawang Sewu memilki bangunan yang sangat eksotis baik disiang, sore maupun malam hari. Tak diragukan lagi pemandangan sekitar kawasan Lawang Sewu memang sangat cocok untuk aktivitas fotografi. Terdapat satu objek terkenal yaitu kaca patri yang tersohor akan keindahan ukirannya yang masih asli. Kelap kelip warna menjadikan Lawang Sewu tak hanya seram namun juga sangat indah. Bangunan Lawang Sewu walaupun telah sangat tua namun masih sangat kokoh dan terawat. Banyak nya daun pintu yang terdapat di bangunan ini membuat bangunan ini semakin unik dan menambah daya tarik bagi wisatawan.

_dsc0210
Kaca patri yang indah

Fungsi Lantai-Lantai di Lawang Sewu

Bangunan ini memiliki gaya bangunan art deco khas Belanda. Lawang Sewu memiliki beberapa lantai yang terdiri dari basement, lantai 1, lantai 2 dan juga lantai 3. Lantai-lantai tersebut tentu saja memiliki fungsi masing-masing. Mulai dari basement yang sangat terkenal dengan “keangkeran”nya. Sayang sekali saat saya berkunjung kesana basement tersebut sedang dalam perbaikan sehingga kami tidak dapat masuk. Kamipun hanya diceritakan fungsi dan kisah basement ini secara singkat oleh sang pemandu. Pada bagian basement ini, terdapat saluran-saluran air dan ruang pendingin. Sang arsitek telah memperkirakan bahwa letak Lawang Sewu yang berdekatan dengan Laut dan Semarang merupakan kota yang cukup panas sehingga dibutuhkan penampungan air agar dapat mendinginkan suasana di lantai-lantai berikutnya. Disini juga terdapat ruangan bawah tanah atau yang terkenal dengan kekejaman penjara bawah tanahnya. Terdapat ruangan-ruangan penjara kecil yang terbagi menjadi 2 bagian yaitu penjara jongkok dan berdiri dengan ukuran 1×1 meter yang cukup untuk menampung sekitar 8-10 orang dewasa. Di lantai 1 terdapat museum museum kecil yang memamerkan sejaran per-kereta-api-an pada jaman dahulu kala. Terdapat potret potret sketsa kereta pada jaman dahulu dan juga alat-alat kantor yang dahulu digunakan. Dilantai 2 terdapat ruangan luas dengan pintu-pintu yang dan jendela yang cukup unik. Jika pada pemukiman-pemukiman pribumi jendela dibuka dari bawah maka berkebalikan dengan jendela khas Belanda yang dibuka melaui atas terlebih dahulu. Pintu yang dibuat sangat banyak pun mempunyai fungsi untuk melancarkan sirkulasi udara. Dilantai 3, terdapat ruangan seperti loteng yang berfungsi sebagai ruangan penangkap hawa panas sehingga hawa tidak turun lagi ke lantai bawah. Lantai ini pun memiliki lapangan kecil untuk para pegawai bermain badminton untuk melepas penat.

20161003_164635
Museum-museum kecil yang berada di kawasan Lawang Sewu

Tinggalkan komentar