Community Based Tourism – Arti dan Prinsip

on

Community Based Tourism (CBT) atau pariwisata berbasis komunitas/kemasyarakatan merupakan sebuah jenis pariwisata yang memiliki karakteristik berbeda dari pariwisata massal pada umumnya. CBT bukan seutuhnya merupakan bisnis yang memaksimalkan keuntungan untuk para investor tetapi, CBT lebih focus kepada dampak dari kegiatan pariwisata untuk sebuah komunitas dan sumber daya alam. CBT memanfaatkan kekuatan dari sebuah komunitas menggunakan jasa pariwisata untuk memperkuat kemampuan bagi komunitas lokal dalam mengelola suatu destinasi. Bagaimanapun, CBT masih mengisahkan banyak tantangan selama perkembangannya.Pemilihan komunitas sangatkan berdampak bagi pengembangan CBT sehingga harus dipilih dengan sangat cermat. Lebih penting lagi, komunitas tersebut diharuskan untuk mengatur destinasi dengan baik untuk meminimalisir dampak negative yang sekiranya bermunculan.

ARTI CBT

“CBT merupakan jenis pariwisata yang mengedepankan aspek lingkungan, sosial, dan budaya yang berkelanjutan. CBT dikelola dan dimiliki langsung oleh sebuah komunitas, untuk komunitas dengan tujuan meningkatkan keingintahuan pengunjung tentang suatu komunitas dan cara hidup masyarakat lokal.” (REST 1997)

Adapun berbagai prinsip yang harus dipenuhi jika ingin mengelola CBT yakni

  1. Mengenali, mendukung dan mempromosikan komunitas untuk sebuah destinasi
  2. Menemukan anggota komunitas yang cocok untuk setiap aspeknya
  3. Mempromosikan komunitas
  4. Meningkatkan taraf hidup
  5. Mengupayakan lingkungan yang bereklanjutan
  6. Melestarikan keunikan dan budaya lokal
  7. Mempelajari budaya lain sambil memperkenalkan budaya sendiri
  8. Menghargai perbedaan budaya dan harkat martabat tiap individu
  9. Memberikan manfaat bagi anggota komunitas
  10. Menyumbang penghasilan bagi tiap-tiap project yang diadakan

ELEMEN CBT

Sumber daya Alam dan Budaya

  • Pelestarian sumberdaya alam
  • Kegiatan perekonomian dan produksi harus berlandaskan sumberdaya alam berkelanjutan
  • Keunikan budaya dari destinasi

Komunitas

  • Anggota komunitas mau untuk berbagi ilmu, ideoloi, dan norma
  • Komunitas memiliki tetua yang memegang tegung ilmu tentang kearifan lokal dan tradisional destinasi tersebut
  • Setiap anggota diharuskan memilki rasa ingin berkontribusi bagi pengembangan destinasi

Management

  • Komunitas diharuskan memiliki peraturan untuk mengelola alam, budaya dan pariwisata
  • Organisasi lokal memiliki mekanisme untuk bersentuhan dengan komunitas lain untuk kepentingan pengembangan
  • Manfaat dapat dirasakan seluruh anggota

Learning

Aktivitas dan pelayanan dalan CBT harus meliputi

  • Bertukar ilmu dan pengalaman antara hots dan guest
  • Pembelajaran dan membangun pemahaman perbedaan budaya dan cara hidup
  • Meningkatkan kesadaran akan perbincangan tentang alam dan budaya antar turis dan komunitas lokal

 

 

Tinggalkan komentar